Friday, April 11, 2014

,
Hai.





Hahaha pembuka yang aneh.
Eh, aku kangen lho. Iya kangen cerita-cerita lagi di sini. Setelah sibuk sama ini-itu-yang-lumayan-menyita-waktu, setidaknya ada secercah niatku buat menengok kamu seadanya.
Seperti yang kulakukan saat ini.


Ada banyak cerita yang kuingin bagi denganmu. Maaf, bukan cerita menyenangkan.
Kali ini tentang sakit.
Iya, sakit. Sakit yang ini beda dari sakit-sakit yang sebelumnya pernah kurasakan dan kubagi denganmu.
Aku lagi naik level lho.. Tingkat kesabaran aku lagi diuji-ujinya kali ini. Setiap kali mengingat kejadian itu, aku seolah jadi orang tolol yang hanya bisa menyesalinya karna telah berlalu. Waktu takkan pernah bisa diulang bukan? Am I right? I hope, I'm so wrong. Kalau boleh, aku ingin meminta kepada Tuhan, agar menjadikanku manusia yang sedikit lebih bersabar untuk mencapai apa itu sukses. Aku tidak ingin terburu-buru lagi. Kurasa sudah cukup atas semua akibat yang telah kulakukan. Sanksi demi sanksi yang harus kuterima apa adanya. Tanpa perlu membela diri (kembali). Yang harus kujalani tanpa harus melihatnya kembali hanya untuk disesali.