Jan
23,
2024
dia si perempuan yang senang akan kejenuhannya memukul-mukul pahit kenyataan dalam sakitnyakata-kata adalah sengatnyalalu dilontarkan kemudian menjadi asaaku tidak membencinyatidak satu titik puntidak satu koma punnamun dia membencikuhingga relung jiwanya mengeringsampai tangannya mengepal geramsampai ceritanya berubah jadi duri-duri tajamsampai wajah...